TOREH PRESTASI DUA MAHASISWI ILMU KOMUNIKASI ULM BERHASIL PUBLIKASI ARTIKEL TERINDEKS JURNAL SINTA 2

Foto Reni Yuvita dan Mutia Azzahro

Banjarmasin (ULM) – Implementasi kebijakan enam alternatif tugas akhir di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mulai membuahkan hasil nyata. Dua mahasiswa pilih tugas akhir publikasi artikel ilmiah sebagai syarat memperoleh gelar sarjana Ilmu Komunikasi. Reni Yuvita dan Mutia Azzahro berhasil mempublikasikan artikel ilmiahnya di tahun yang sama, yaitu pada 2025. 

Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) secara resmi memperkenalkan enam pilihan tugas akhir baru sebagai alternatif selain skripsi konvensional sebagai respons terhadap regulasi Permendikbutristek Nomor 53 Tahun 2023 yang bertujuan mengakomodasi beragam kompetensi mahasiswa, mulai dari asisten peneliti hingga praktisi media. Inovasi kurikulum ini diharapkan dapat membantu mahasiswa lulus tepat waktu dengan memilih jalur yang paling sesuai dengan bakat dan minat mereka. Pihak jurusan menekankan pentingnya komitmen mahasiswa dalam menyelesaikan studi melalui jalur tugas akhir yang paling nyaman dan dikuasai. 

Kedua mahasiswi Ilmu Komunikasi yang berhasil mempublikasikan artikel ilmiahnya berhasil membuktikan bahwa jalur Artikel Ilmiah bukan hanya sekadar alternatif, melainkan sarana publikasi karya nyata yang diakui secara nasional. Menjadi bukti jalur tugas akhir non-skirpsi berupa artikel ilmiah yang kemudian berhasil diterima dan dipublikasikan di jurnal akademik terakreditasi. 

Proses yang dilalui tidaklah instan, dengan judul “Communication Acts in Traditional Rituals of the Banjar Community (Aktivitas Komunikasi dalam Ritual Adat Masyarakat Banjar Batatamba)” Reni Yuvita melakukan penelitian bersama dosen pembimbingnya Dr. Muhammad Alif, S.Sos., M.Si. Penelitian mulai dilakukan pada bulan Mei 2024, dilanjutkan dengan tahap seminar proposal di 25 September 2024.

“Waktu penelitian ternyata seru, karena saya memang bukan orang Banjar asli, terus selama penelitian ngeliat bentuk budaya masyarakat Banjar secara langsung rasanya ada kepuasan sendiri, karena emang tertarik dengan fenomena yang ada di masyarakat,” Ujar Reni saat ditanyai tentang kesan selama proses penelitiannya. 

Dalam kurun waktu lima bulan, pada Februari 2025 Reni berhasil menyelesaikan proses penelitiannya. Di bulan yang sama Reni melakukan beberapa kali percobaan pengajuan submit artikel di beberapa jurnal, hingga artikel tersebut akhirnya diterima oleh LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya pada 26 Maret 2025 dan resmi dipublikasikan pada 31 Maret 2025 Vol. 21 No. 1 (2025): March.

Selain Reni, Mutia Azzahro juga berhasil menerbitkan artikelnya di tahun yang sama. Di bawah bimbingan Dr. Yuanita Setyastuti, S.IP., M.Si. Dengan judul penelitian “Virtual communication experiences and identity role-playing in the Telegram account community”. Mutia juga menceritakan proses penelitian yang dimulainya di tahun 2024 itu hingga berhasil terbit di tahun setelahnya, 2025. 

“Seneng jadi punya penelitian di Sinta 2, sebagai lulusan S1 yang biasanya agak susah dan bisa jadi buat penelitian terdahulu juga bagi yang mau meneliti tentang roleplayer,” ujar Mutia saat ditanya perasaannya setelah berhasil mempublikasikan penelitiannya. 

Mutia juga menuturkan bahwa prosesnya mengerjakan penelitian sangat terbantu dengan dukungan dari jurusan terutama pembimbing. Setelah melewati proses panjang, artikel berhasil dirilis pada 22 November 2025 di Jurnal Studi Komunikasi Vol. 9 No. 3 (2025). 

Prestasi Reni Yuvita dan Mutia Azzahro menjadi bukti nyata bahwa inovasi kurikulum di Jurusan Ilmu Komunikasi ULM telah berjalan sesuai tujuannya. Harapannya keberhasilan ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk menyelesaikan tugas akhir dengan tepat waktu dan menghasilkan karya yang berkualitas, serta turut mengharumkan nama almamater di kancah akademik nasional. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *