Luminaria Nusantara Hidupkan Kembali Semangat Tari Tradisional Lewat Kampanye Kebudayaan

Luminaria Nusantara Hidupkan Kembali Semangat Tari Tradisional Lewat Kampanye Kebudayaan

Banjarmasin (ULM) – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menghadirkan kampanye kebudayaan bertajuk “Luminaria Nusantara”, sebuah inisiatif yang berfokus pada pelestarian dan pengenalan kembali seni tari tradisional Indonesia. Program yang dilaksanakan sejak Mei hingga September 2025 ini berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, serta melibatkan empat mahasiswa sebagai tim pelaksana, yakni Ariane Sinta Garru, Cintadinda Kajoltriana, Mutia, dan Ni Nyoman Saraswati.

Luminaria Nusantara menghadirkan rangkaian kegiatan yang dirancang khusus untuk memperkuat kecintaan terhadap seni tari tradisional, di antaranya Talkshow Ragam Kebudayaan Nusantara, Pelatihan Tari Japin Kuala, dan Lomba Tari Kreasi Pesona Alam Nusantara. Melalui ketiga agenda utama tersebut, program ini tidak hanya memberikan wawasan dan edukasi, tetapi juga mengajak generasi muda untuk aktif terlibat dalam pelestarian budaya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Talkshow Ragam Kebudayaan Nusantara yang dilaksanakan di Lecture Theatre FISIP ULM pada Sabtu, 19 Juli 2025. Dalam acara ini, narasumber Irisa Nur Radhityana, S.Pd., dan Ayu Putriyana, S.Pd., memberikan paparan mendalam mengenai kekayaan budaya Nusantara dan strategi pengelolaan brand awareness di media sosial. Talkshow juga diwarnai sesi tanya jawab interaktif serta games berhadiah yang membuat suasana semakin hidup dan edukatif bagi peserta.

Selanjutnya, pelatihan Tari Japin Kuala berlangsung di Rumah Anno 1925 pada Sabtu dan Minggu, 2, 3, 9, dan 10 Agustus 2025. Di bawah bimbingan Noor Alya Novera, S.Pd., para peserta, khususnya anak-anak, belajar gerakan dan filosofi Tari Japin dengan penuh antusiasme. Pelatihan ini ditutup dengan pertunjukan hasil latihan yang menjadi momen penting untuk menunjukkan hasil pembelajaran sekaligus mengapresiasi seni tari tradisional secara langsung.

Puncak acara dilaksanakan pada Minggu, 24 Agustus 2025, di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Bazar UMKM & Pentas Seni berupa Lomba Tari Kreasi Pesona Alam Nusantara. Acara ini menampilkan parade busana adat, tari kreasi pembuka, dan lomba tari kreasi yang diikuti oleh berbagai peserta dari Kalimantan Selatan. Penampilan spesial dari Uyau Moris, musisi Sape asal Dayak Kenyah, turut memeriahkan suasana dan menambah nuansa kultural yang kental pada acara tersebut.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Luminaria Nusantara berhasil menyalakan kembali semangat pelestarian budaya di kalangan masyarakat Kalimantan Selatan. Program ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa ULM dalam menjaga dan memajukan seni serta budaya bangsa di tengah dinamika perkembangan zaman.

(Penulis: Tim Humas FISIP ULM | Editor: FRL)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *