
Bersua Asa: Kampanye Anti Kekerasan terhadap Kawula Muda di Banjarmasin
Banjarmasin (ULM) – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Fithri Mutiya Rahmah dan Mayang Puspita, menghadirkan kampanye Public Relations bertajuk “Bersua Asa”, sebuah inisiatif yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu kekerasan anak dan remaja di Kota Banjarmasin. Kampanye yang berlangsung sejak April hingga September 2025 ini berkolaborasi dengan UPTD PPA Kota Banjarmasin sebagai mitra utama, dan diwujudkan melalui serangkaian kegiatan edukatif seperti Workshop Jelajahi Nirwana dan Talkshow Bilik Bercerita. Melalui kedua kegiatan tersebut, “Bersua Asa” bertujuan memperkuat keterlibatan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap peran layanan perlindungan perempuan dan anak.
Kampanye “Bersua Asa” digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus kekerasan yang masih terjadi di lingkungan masyarakat, baik terhadap anak laki-laki maupun perempuan. Melalui program ini, Fithri dan Mayang berupaya menciptakan ruang edukatif yang ramah dan komunikatif agar masyarakat, khususnya kalangan muda dan orang tua, memiliki pemahaman serta keterampilan dalam menyikapi dan melaporkan tindakan kekerasan. “Topik ini kami pilih karena masih banyak kasus kekerasan anak yang belum terselesaikan, bahkan sering dianggap tabu untuk dibicarakan. Kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih ringan, interaktif, dan mudah dipahami oleh masyarakat,” ujar Fithri Mutiya Rahmah, salah satu penggagas kampanye Bersua Asa. Senada dengan itu, Mayang Puspita menambahkan, “Kami berharap kampanye ini bisa menjadi langkah kecil untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap isu kekerasan anak.”
Rangkaian kegiatan Bersua Asa diawali dengan Workshop Jelajahi Nirwana yang dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2025, di beberapa sekolah perwakilan dari lima kecamatan di Banjarmasin, salah satunya SMP Negeri 30 Banjarmasin. Kegiatan ini mengusung konsep edukasi interaktif yang menyenangkan, dengan menghadirkan sesi pemaparan materi, group discussion, bootcamp, serta presentasi hasil diskusi kelompok. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan burning session, paparan dari staf UPTD PPA, serta partisipasi aktif komunitas dan forum anak sebagai bentuk kolaborasi lintas pihak.

Kegiatan berlanjut dengan Talkshow “Bilik Bercerita” yang dilaksanakan pada Sabtu, 26 Juli 2025, di Banjarmasin Creative Hub. Talkshow ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan pandangan mereka kepada orang tua, sekaligus tempat bagi orang tua untuk belajar mendengarkan dengan empati. Kegiatan diawali dengan burning session dan brainwash bagi para ibu, dilanjutkan dengan refleksi melalui tayangan video bertema melankolis yang dibacakan oleh pemateri dari DP3A Kota Banjarmasin dan motivator tamu. Dalam acara ini juga ditampilkan pertunjukan wayang boneka bertema bullying, penyuluhan tentang tata cara pelaporan ke UPTD PPA, serta kuis edukatif berhadiah dari Wardah sebagai sponsor kegiatan.
Dengan terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan, Bersua Asa diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kepedulian dan pemahaman masyarakat terhadap isu kekerasan anak. Kampanye ini tidak hanya berfungsi sebagai proyek akademik, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa Ilmu Komunikasi ULM dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Melalui inisiatif seperti Bersua Asa, Universitas Lambung Mangkurat terus menunjukkan komitmennya untuk mendorong mahasiswa berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui praktik komunikasi yang edukatif, empatik, dan berdampak sosial.
(Penulis: Tim Humas FISIP ULM | Editor: FRL)